Medifit Active Rehabilitation Center [mkd_accordion style=”toggle”][mkd_accordion_tab icon_pack=”” title=”Apakah yang dimaksud dengan Sindroma Piriformis?”]

Sindrom piriformis adalah kumpulan gejala yang disebabkan adanya tekanan pada saraf di punggung bagian bawah oleh otot piriformis. Kondisi ini ditandai dengan nyeri dan mati rasa yang muncul di bokong dan bagian belakang tungkai.

Otot piriformis adalah otot yang terletak di bokong, dekat dengan sendi pinggul. Otot ini berperan penting dalam membantu pergerakan tubuh bagian bawah dan menjaga keseimbangan. Namun, jika digunakan secara berlebihan atau dibiarkan tidak aktif dalam waktu lama, otot piriformis dapat mengalami cedera atau peradangan.

Sindroma Piriformis juga sering dikenal dengan nama “wallet syndrome”.

[/mkd_accordion_tab][/mkd_accordion][mkd_accordion style=”toggle”][mkd_accordion_tab icon_pack=”” title=”Apa penyebab Sindroma Piriformis?”]

Sindroma Piriformis dapat disebabkan akibat cedera antara lain: mengalami  kecelakaan kendaraan, terjatuh,  dan mengalami benturan fisik ketika sedang melakukan aktivitas olahraga. Faktor resiko seperti kebiasaan meletakkan dompet di saku celana belakang dan diikuti dengan aktivitas duduk dalam waktu yang lama seperti pada pekerja kantoran, pengemudi kendaraan juga dapat menyebakan penekanan pada otot Piriformis  sehingga dapat menekan saraf Sciatica.

[/mkd_accordion_tab][/mkd_accordion][mkd_accordion style=”toggle”][mkd_accordion_tab icon_pack=”” title=”Apakah gejalanya Sindroma Piriformis?”]

[/mkd_accordion_tab][/mkd_accordion][mkd_accordion style=”toggle”][mkd_accordion_tab icon_pack=”” title=”Bagaimana tata laksananya?”]

  1. Mengistirahatkan bagian tubuh yang sakit dengan menghindari aktivitas yang memberikan penekanan pada otot Piriformis
  2. Kompres es untuk membantu mengurangi rasa nyeri
  3. Konsumsi obat pereda nyeri dapat diberikan apabila nyeri dirasa hebat
  4. Fisioterapi : penggunaan Ultrasound, Laser, TENS dapat mengurangi keluhan nyeri
  5. Melakukan Latihan fisik berupa peregangan dan juga penguatan pada otot piriformis, otot bokong, serta otot-otot paha.

 [/mkd_accordion_tab][/mkd_accordion][mkd_accordion style=”toggle”][mkd_accordion_tab icon_pack=”” title=”Apa saja Latihan fisik yang dapat dilakukan?”]

  1. Sciatic Nerve Glide
  2. Piriformis Stretching
  3. Lower Trunk Rotations
  4. Hamstring Stretching
  5. Glute Bridge

[/mkd_accordion_tab][/mkd_accordion][mkd_accordion style=”toggle”][mkd_accordion_tab icon_pack=”” title=”Bagaimana pencegahan Sindroma Piriformis?”]

  1. Melakukan pemanasan sebelum berolahraga
  2. Membiasakan diri untuk tidak duduk terlalu lama
  3. Perhatikan juga posisi tubuh ketika sedang berjalan, berlari, atau ketika hendak mengangkat beban yang cukup berat
  4. Segera menghentikan segala kegiatan pada saat nyeri mulai terasa

[/mkd_accordion_tab][/mkd_accordion]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *